Teknik Pemesinan Bubut Kelas XII KI dan KD SMK 2013 edisi rev 2016

Share

KI dan KD mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut kelas XII 8 jam/minggu Dasar Program Keahlian C3 Paket Keahlian Teknik Pemesinan Program Keahlian Teknik Mesin Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
TEKNIK PEMESINAN BUBUT SMK/MAK
KELAS: XII
MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3.     Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4.     Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

 

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1       Menerapkan prosedur teknik  membubut  eksentrik 4.1   Membuat poros eksentrik menggunakan mesin bubut
3.2      Menerapkan prosedur teknik membubut bentuk oval/handel mesin 4.2   Membubut bentuk oval/handel mesin dengan prosedur yang benar
3.3      Menganalisis suaian untuk pembubutan komponen yang berpasangan 4.3   Menentukan suaian untuk membuat komponen yang berpasangan
3.4     Merencanakan suaian komponen yang berpasangan 4.4   Membuat komponen yang berpasangan
3.5      Menerapkan prosedur teknik membubut ulir segi empat untuk batang dan murnya 4.5   Menggunakan mesin bubut untuk membuat ulir segi empat luar dan dalam
3.6      Menerapkan prosedur teknik pembubutan benda kerja  dengan taper atachement 4.6   Membubut tirus menggunakan taper atachement sesuai prosedur
3.7      Menerapkan prosedur teknik pembuatan ulir cacing 4.7   Menggunakan mesin bubut untuk membuat ulir cacing
3.8      Menganalisis bentuk benda tak teratur yang dibubut menggunakan face plate 4.8  Menggunakan face plate untuk membubut benda kerja yang tak teratur
3.9      Menerapkan pembubutan benda kerja menggunakan kacamata jalan dan kacamata tetap 4.9   Membubut poros panjang menggunakan kacamata jalan/tetap
3.10    Menerapkan prosedur teknik pembuatan  benda kerja rakitan pada mesin bubut, dengan menggunakan berbagai cara/ teknik 4.10 Menggunakan mesin bubut untuk mengerjakan benda rakitan yang komplek dengan berbagai cara.
3.11   Mengidentifikasi bagian-bagian mesin bubut copy 4.11 Menunjukkan bagian-bagian mesin bubut copy
3.12   Menganalisis bagian-bagian mesin bubut copy 4.12 Menseting bagian-bagian mesin bubut copy
3.13   Menerapkan prosedur teknik pembubutan dengan mesin bubut copy 4.13 Menggunakan mesin bubut copy untuk membubut benda kerja secara masal

Tulisan ini dipublikasikan di 1.5 Teknik Mesin, 1.5.1. Teknik Pemesinan dan tag , , , , . Tandai permalink.