SMK Negeri 1 Metro mencicipi Sinematografi dan film Pelajar

Share

SMK Negeri 1 Metro mengadakan Workshop Sinematografi dan film pelajar yang di bimbing langsung oleh Komunitas Fotografi dan Film Pelajar Lampung pada 10-11 Maret 2016 di Aula SMK Negeri 1 Metro. Dede Safara Wijaya, Ketua KFFPL dalam sambutannya berharap siswa-siswi SMK Negeri Metro mampu menghasilkan film yang berkualitas.

sebanyak 100 siswa-siswi SMK Negeri 1 Metro yang terdiri dari kelas X dan XI (semua jurusan) dibagi menjadi 10 kelompok yang akan bersaing untuk membuat skenario film akan akan diproduksi. Kepala SMK Negeri 1 Metro, mengingatkan untuk menggali potensi yang ada demi membangun kualitas siswa-siswi SMK Negeri 1 Metro.

DSC01282 DSC01296

Film pendek merupakan salah satu media penyampai pesan. Perkembangan film pendek bisa dilihat dari adanya festival film pendek untuk menampung karya dari film fiksi yang ada. “Film-film pendek sudah banyak kemajuan di Indonesia ini, dikarenakan film pendek saat ini sudah banyak yang meminimalisir narasi, bahkan ada yang tanpa narasi, sehingga film lebih nyata di mata para penonton. Mengenai perkembangan film pendek di Indonesia, terutama mengenai Program pembuatan film pendek pelajar yang menyangkut kegiatan menjelang diakadannya festival film pendek tingkat pelajar di Kota Metro.

Workshop yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut memuat materi sbb:

1. Pengenalan cara penggunaan kamera broadcasting film

2. Ide dan penulisan skenario film

3. Casting dan penetapan pemain film

4. Praktek dan Produksi film pelajar

Dunia perfilman saat ini sangat berkembang pesat, termasuk pula film pendek. Seakan tidak mau kalah eksistensinya dengan film berdurasi panjang, film pendek saat ini semakin banyak diproduksi dan dinikmati para pecinta film terutama di kalangan pelajar. Sejalan dengan berkembangnya kegiatan ektrakurikuler sinematografi wilayah Kota Metro dan Purbalingga maka perlu hasil dari pengembangan kualitas sekolah lewat beberapa ektrakurikuler diantaranya sinematografi yang dapat digalih dari potensi anak untuk bisa menciptakan film pendek. “Film pendek merupakan hasil rekaman suatu realita yang diproses dengan kreativitas. Mengangkat suatu fakta atau realita yang ada dimasyarakat melalui karya fiksi lalu direkam dengan kamera dan terdapat kreativitas dalam prosesnya. ”Film pendek itu adalah film yang lebih terlihat simpel namun memiliki amanat atau pesan moral yang dalam serta mampu membius para pecinta film dikalangan pelajar khususnya dan tidak kalah menariknya dari film yang berdurasi panjang, lebih membidik kepada dunia nyata. “Berbeda dengan film dokumenter yang lebih jelas membuat film dengan menitik pada jurnalistik.

Siswa dan siswi SMK Negeri 1 Metro sangat antusias mengikuti kegiatan tesebut. hal tersebut nampak dari jawal kegiatan yang direncanakan selesai pukul 14:00, namun baru dapat diakhiri pukul 17:00. Dari 10 Skenario yang terkumpul, terpilih sebuah skenario film yang berjudul “cerita selembar kertas” yang langsung diproduksi pada hari kedua workshop tersebut. film yang berdurasi 10 menit tersebut berhasil diproduksi.

Wakil Kepala bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Metro memberi tanggapan bahwa bila hasil yang dicapai memuaskan maka akan menjadikan kegiatan Sinematografi menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler Sekolah. “bila antusias para siswa dapat menghasilkan film pelajar yang baik, maka kita akan menjadikan kegiatan sinematografi ini menjadi kegiatan ekstarkurikuler SMK Negeri 1 Metro” ungkap Agus Riyanto, S.Pd selaku Wakil Kepala bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Metro.

 


Tulisan ini dipublikasikan di smkn1info dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke SMK Negeri 1 Metro mencicipi Sinematografi dan film Pelajar

  1. Agus R berkata:

    Ok website terus kembali kan. Muat hal-hal positif.

  2. Agus R berkata:

    Maaf kembali kan bukan kembalikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *