Praktikum Akuntansi Perusahaan jasa Dagang dan Manufaktur Kelas XII KI dan KD SMK 2013 edisi rev 2016

Share

PAKET KEAHLIAN : Akuntansi C3 Paket Keahlian yaitu: Praktikum Akuntansi Perusahaan jasa Dagang dan Manufaktur Kelas XI, Praktikum Akuntansi Perusahaan jasa Dagang dan Manufaktur Kelas XII, Akuntansi Keuangan Kelas XI, Akuntansi Keuangan Kelas XII, Komputer Akuntansi Kelas XI, Komputer Akuntansi Kelas XII, Administrasi Pajak Kelas XI, Administrasi Pajak Kelas XII, Pengembangan Produk Kreatif Kelas XI, Pengembangan Produk Kreatif Kelas XII. Berikut ini Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Praktikum Akuntansi Perusahaan jasa Kelas XII dengan 11 jp/minggu
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1.       Menganalisis kebenaran dokumen sumber dan dokumen pendukung serta urutan penyusunan dokumen secara kronologis pada perusahaan manufaktur (Harga pokok Pesanan/Harga pokok Proses).3.2.       Menerapkan proses pencatatan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang, penjualan tunai dan penerimaan lainnya ke dalam buku jurnal khusus.3.3.       Menerapkan proses pencatatan transaksi pengeluaran kas untuk pembelian bahan, membayar biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik, biaya administrasi umum dan pemasaran, melunasi utang dagang, dan utang lainnya ke dalam buku jurnal khusus.

3.4.       Menerapkan proses pencatatan transaksi pembelian bahan secara kredit ke dalam buku jurnal khusus.

3.5.       Menerapkan proses pencatatan transaksi penjualan produk selesai secara kredit ke dalam buku jurnal khusus.

3.6.       Menerapkan proses posting jurnal-jurnal ke dalam buku besar yang telah disediakan.

3.7.       Mengevaluasi pembuatan neraca saldo untuk perusahaan manufaktur.

3.8.       Menganalisis transaksi-transaksi penyesuaian antara lain pemakaian bahan untuk proses produksi, pembebanan biaya overhead pabrik, transfer harga pokok produk selesai dari, penyesuaian biaya-biaya akrual/deferal dan alokasi biaya oberhead pabrik ke departemen-departemen ke dalam buku jurnal yang disediakan (Harga Pokok Pesanan/Harga Pokok Proses).

3.9.       Menganalisis akun-akun yang terkait dalam penyusunan neraca lajur (worksheet) sebagai alat bantu dalam mempersiapkan laporan keuangan untuk perusahaan manufacture (Harga pokok pesanan/harga pokok proses)

3.10.    Mengevaluasi laporan rekapitulasi dan alokasi biaya overhead pabrik sesungguhnya untuk tiap-tiap departemen (Harga Pokok Pesanan/ Harga Pokok Proses).

3.11.    Mengevaluasi hasil perhitungan harga pokok pesanan untuk pesanan-pesanan tertentu (khusus untuk Harga Pokok Pesanan).

3.12.    Mengevaluasi hasil perhitungan harga pokok produksi pada periode tertentu untuk departemen-departemen terkait (khusus untuk Harga Pokok Proses).

3.13.    Menganalisis laporan laba/rugi dalam periode tertentu untuk perusahaan manufaktur.

3.14.    Menganalisis neraca pada periode tertentu untuk perusahaan manufaktur.

3.15.    Menganalisis transaksi-transaksi penutupan antara lain menutup biaya overhead pabrik departemen tertentu, menutup selisih biaya overhead pabrik ke rekening Harga Pokok Penjualan, menutup rekening nominal dan rekening lainnya ke dalam buku jurnal yang disediakan (Harga Pokok Pesanan/Harga Pokok Proses).

4.1.  Melakukan pemeriksaan kebenaran dokumen sumber dan dokumen pendukung serta urutan penyusunan dokumen secara kronologis pada perusahaan manufaktur (Harga pokok Pesanan/Harga pokok Proses).4.2.  Melakukan pencatatan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang, penjualan tunai dan penerimaan lainnya ke dalam buku jurnal khusus yang disediakan.4.3.  Melakukan pencatatan transaksi pengeluaran kas untuk pembelian bahan, membayar biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik, biaya administrasi umum dan pemasaran, melunasi utang dagang, dan utang lainnya ke dalam buku jurnal khusus yang disediakan.

4.4.  Melakukan pencatatan transaksi pembelian bahan secara kredit ke dalam buku jurnal khusus yang disediakan.

4.5.  Melakukan pencatatan transaksi penjualan produk selesai secara kredit ke dalam buku jurnal khusus yang disediakan.

4.6.  Memposting jurnal-jurnal ke dalam buku besar yang telah disediakan

4.7.  Membuat Neraca Saldo untuk perusahaan manufaktur.

4.8.  Melakukan pencatatan transaksi-transaksi penyesuaian antara lain pemakaian bahan untuk proses produksi, pembebanan biaya overhead pabrik, transfer harga pokok produk selesai dari, penyesuaian biaya-biaya akrual/deferal dan alokasi biaya oberhead pabrik ke departemen-departemen ke dalam buku jurnal yang disediakan (Harga Pokok Pesanan/Harga Pokok Proses).

4.9.  Menyusun neraca lajur (worksheet) sebagai alat bantu dalam mempersiapkan laporan keuangan untuk perusahaan manufacture (Harga pokok pesanan/harga pokok proses)

4.10.    Membuat laporan rekapitulasi dan alokasi biaya overhead pabrik sesungguhnya untuk tiap-tiap departemen (Harga Pokok Pesanan/ Harga Pokok Proses).

4.11.    Membuat kartu harga pokok pesanan untuk pesanan-pesanan tertentu (khusus untuk Harga Pokok Pesanan).

4.12.    Membuat laporan harga pokok produksi pada periode tertentu untuk departemen-departemen terkait (khusus untuk Harga Pokok Proses).

 

4.13.    Membuat laporan laba/rugi dalam periode tertentu untuk perusahaan manufaktur.

4.14.    Membuat neraca pada periode tertentu untuk perusahaan manufaktur.

4.15.    Melakukan pencatatan transaksi-transaksi penutupan antara lain menutup biaya overhead pabrik departemen tertentu, menutup selisih biaya overhead pabrik ke rekening Harga Pokok Penjualan, menutup rekening nominal dan rekening lainnya ke dalam buku jurnal yang disediakan (Harga Pokok Pesanan/Harga Pokok Proses).


Tulisan ini dipublikasikan di 7. Bisnis dan Manajemen, Akuntansi, Bidang Keahlian dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.